Saya mau jawab. Kadang-kadang orang selalu bilang sekolah binaan Astra pasti dapat fulus banyak. Atau kepala sekolahnya banyak pegang proyek.😀😀
Itu asumsi yang keliru bahkan salah. YPA-MDR bukan sinterklas, bossku. Yayasan ASTRA itu punya analisa setiap mengucurkan dana dan sangat ketat dalam sistem kontrolnya.
Bantuan yang diberikan itu untuk proses pembelajaran. Setiap program yang akan diintervensi YPA-MDR melalui EDS, Analisis SWOT dan melalu kerangka kerja yang jelas. Dan dana-dana tersebut ditangani langsung oleh mereka melalui staf mereka yang ditempatkan pada area binaan Yayasan Astra. Begitu bossku.
Apakah guru, kepala sekolah dan murid bisa dapat uang tunai?
Bisa dong. Asalkan guru, kepala sekolah dan murid harus punya prestasi baik secara individu maupun secara kelembagaan. Besaran nominalnya tergantung level prestasinya.
Baca Juga : Integritas sebagai Fondasi dalam Membangun Ekosistem Kepemimpinan Pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai
Terus terang saja Yayasan Astra juga memberi apresiasi kepada lulusan guru penggerak dan pengajar praktik sesuai jenjang pendidikan. Nilainya lumayan besar bisa menyelesaikan beberapa persoalan finansial.
Intinya kalau mau dapat uang harus berprestasi. Dan kalau mau jadi guru berprestasi harus usaha keras, rajin belajar dan kerja cerdas.
Dan apa yang menjadi tanggung jawab moral dari sekolah?
Guru-guru harus antusias menerima program-program mereka. Rela dengan sedikit korban waktu. Ikuti karakter CERDAS yang dibina selama setahun oleh YPA-MDR. Jangan mudah tersinggung kalau dievaluasi karena mereka punya standar sendiri.
Intinya ikuti saja ritme YPA-MDR. Pasti ada reward-nya. Kita dapat banyak ilmu secara gratis. Mereka sangat profesional dan melayani.
Baca Juga : Implementator Terbaik Karakter Versi Yayasan Astra

